12/21/2014

Konon, Bahagia Itu Sederhana.

          0 Comments   

Terkadang, kita tidak menyadari bahwa ada hal-hal kecil disekitar kita yang menyenangkan. Suara rintik hujan yang jatuh, Udara pagi yang sejuk, Bunyi dedaunan yang disapa angin, dan masih banyak lagi.


Masing-masing individu punya cara mereka sendiri menikmati karya Tuhan. Begitupun dengan gue. Ada kebahagiaan-kebahagian sederhana yang sangat gue gemari.


Gue bahagia.. Melihat lampu kota dari pinggir jalan. Dengan mata yang menyusuri setiap spot gedung tinggi lengkap dengan kerlip lampu-lampunya. Menyaksikan binar cahaya yang menyebar luas di angkasa.


Gue bahagia.. Menghirup aroma segar sepanjang jalan yang dipenuhi pepohonan di kiri dan kanannya. Mengukir lengkung senyum ketika menikmati suasana. Membuat kita merasa seperti disambut si hijau, karya Tuhan yang luar biasa.


Gue bahagia.. Menikmati alunan musik di salah satu sudut sebuah tempat, ditemani kue kecil dan buku tanpa syarat, Melupakan semua beban fikiran yang sudah terlalu pekat.


Gue bahagia.. Melihat suasana bandara, Menyaksikan pamit dan temu orang-orang yang akan bepergian maupun pulang ke asalnya, Mendengar suara rekaman dari speaker yang menyusuri setiap tempatnya.


Gue bahagia.. Mendengar suara rintik hujan maupun gerimis yang menyambut permukaan bumi, dengan secangkir coklat panas dan sepotong roti, Menentramkan fikiran yang juga mendamaikan hati.


Gue bahagia.. Berbaring di atas rumput hijau di bawah langit malam, Menghitung bintang yang selalu mengusir kelam, Untuk galaksi seraya menitipkan canda dan juga seikat salam.



Bahkan yang jarang tampak atau yang terlihat rusak dan rapuh, bisa menjadi indah dan menyenangkan. Hanya perbaiki caramu memperhatikan dan menilainya. Karena Konon, Bahagia Itu Sederhana.



0 Comment:

Poskan Komentar

Oit! Buru-buru amat. Sini ngasih komen dulu. Kali aja kita nyambung, gitu.

Copyright © Fredeva is designed by Fahrihira