12/29/2014

Tanpa Jika

          0 Comments   

Aku mencintai kamu. Mencintai degan sangat. Mencintai cara kamu tertawa. Mencintai cara kamu bicara. Karena aku suka, ditemani retina malam-malam. Dengan handphone di atas kepala, menyemprotkan cahaya langsung ke mata, dengan lampu kamar yang sudah padam. Aku akan berusaha membuatmu tersenyum. Apapun caranya, tersenyum dan tersenyum.


Aku tak ingin kita berpisah. Aku ingin tetap bergenggaman tangan, mengeratkan pegangan agar kita bisa lebih dekat. Aku ingin masa depan kita cerah. Aku beruntung mengenal kamu, dan kuharap sebaliknya. Aku suka dengan rambutmu, yang selalu, dan selalu, membuat jariku ingin menepisnya.


Aku akan selalu mencari kamu.


Aku bersumpah tidak akan pernah melepaskanmu. Aku bersumpah kita akan berangkulan. Berpelukan.Berciuman. Aku bersumpah, akan selalu ada tawa yang keluar dari bibir indahmu. Sebuah, kalau boleh kubilang, benda yang sangat menyenangkan.


Aku tidak akan pernah mengaburkan kenangan kita. Aku mau menjaga ingatan tentang kamu. Aku mau, mempertahankan kamu, dan segala yang indah lainnya, dari hidupku. Aku mau kamu tetap di pikiranku.


Aku ingin langkah kita sama. Karena aku suka kita beriringan. Aku suka sepatu kita berada di rak yang sama. Aku sedih jika kita berlainan.


Aku akan berjanji untukmu.


Aku bersumpah bahwa aku beruntung telah mengenal kamu. Bahwa di malam itu, ketika di matamu memantul lampu jalanan, aku sadar bahwa aku jatuh cinta dengan kamu. Dan aku bahagia menemuimu. Aku ingin berlama-lama dan menemanimu.


Aku senang dengan kehadiranmu. Aku mau rindu ini menetap. Aku mau terus memimpikanmu.Aku mau, kita berdiam di tempat yang sama. Aku, jauh di dalam hati, ingin kamu terus ada.



Jadi, tolonglah tinggal.
Dan jangan pernah pergi.


(Kepada: tulisan ini)

0 Comment:

Poskan Komentar

Oit! Buru-buru amat. Sini ngasih komen dulu. Kali aja kita nyambung, gitu.

Copyright © Fredeva is designed by Fahrihira